Jumat, 14 Oktober 2011

Lingkungan Makro Indonesia


1. Ekonomi
Mata uang               : Rupiah
GDP                       : US$ 822.631 billion (2010)
Inflasi                     : 5,1 % ( 2010 estimate )
Sektor Industri  : sektor industri otomotif menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada 2011 ini. Selain itu Industri Tekstil dan Sawit Primadona Ekspor Nonmigas juga ternyata menjadi kontributor terbesar dalam kinerja ekspor nonmigas Indonesia.

2.       Sosial
Jumlah penduduk            : 259.940.857 (TERHITUNG 31 DESEMBER 2010 )
KEHIDUPAN SOSIAL        :
Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.

3.       Budaya
Nilai                       :  BERPEDOMAN PADA NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PANCASILA. Masyarakatnya dikenal ramah dan mudah berinteraksi dengan siapapun.
Agama                  :  terdapat lima agama besar, yaitu: Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha.
Bahasa                  :  Bahasa Indonesia

4.       Politik           
diatur dalam Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945

5.       Hukum              
Dikenal sebagai negara hukum. Segala hal yang terjadi di Indonesia semuanya diatur dalam Undang-Undang. Sistem hukum Indonesia adalah sistem hukum campuran dari sistem hukum hukum Eropa, hukum Agama dan hukum Adat.

6.       Teknologi          : kemajuan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas tradisional seperti bercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.

7.       Geografis         
Indonesia memiliki sekitar 17.504 pulau. Memiliki lebih dari 400 gunung berapi. Memiliki luas daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2 . kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian
. 
     Demografi        

penduduk Indonesia terdiri atas 119,630,913 penduduk laki-laki dan 118,010,413 penduduk perempuan. Lima provinsi dengan penduduk terbesar adalah Jawa Barat  43,053,732, Jawa Timur  37,476,757, Jawa Tengah 32,382,657, Sumatera Utara 12,982,204, Banten 10,632,166.

Kamis, 13 Oktober 2011

Rangkuman: Legal, Technological, and Politic Forces

Lingkungan Hukum
Sementara perusahaan dalam negeri harus mengikuti hukum dan kebiasaan negara asal, bisnis internasional harus mematuhi hukum negara asal dan semua negara tuan rumah.

Ada Empat Sistem Hukum :
 1. Common Law (Hukum Umum)
Berdasarkan kebijaksanaan keputusan hakim kasus-kasus individu melalui sejarah
Kasus menciptakan preseden hukum 

Contoh Negara yang menggunakan Common Law: 
- United States
- Canada
- Australia
- India
- New Zealand
- Bardados
- Saint Kitts
- Nevis
- Malaysia


 2. Civil Law (Hukum Sipil)
Berdasarkan kodifikasi apa yang bisa dan tidak boleh berasal dari zaman Alkitab dengan Roma diperkuat oleh Perancis Napoleon kode Hakim menentukan cakupan bukti yang dikumpulkan dan disajikan.
# Hong Kong mengikuti banyak tradisi sistem Hukum Inggris umum hukum. 

3. Religious Law (Hukum Agama)
Berdasarkan aturan resmi didirikan mengatur iman dan praktek agama tertentu
Sebuah negara yang menerapkan hukum agama untuk melakukan perdata dan pidana disebut teokrasi
 

4.Bureaucratic Law (Hukum Birokratis) 
Hukum birokrasi adalah sistem hukum di negara-negara komunis dan kediktatoran.

Hukum Mempengaruhi Transaksi Bisnis Internasional  
1. Sanction
2. Embargo
3. Extraterritoriality

Sutradara Hukum Terhadap Perusahaan Asing
1. Nationalization
2. Exproriation
3. Confiscation
4. Privatization
Keadaan Ekonomi dan Politik Berdampak Pada MNCs dan Host Country 
-Keuntungan :

Seleksi yang lebih besar
Tinggi standar
Penciptaan lapangan kerja
Manfaat pajak
Teknologi transfer


-Kekurangan
Persaingan
Kehilangan pekerjaan
Ketergantungan pada kesehatan ekonomi MNC
politik kekuasaan


Dampak budaya perusahaan multinasional di negara tuan rumah :
-Keuntungan
Peningkatan standar hidup
Pengenalan produk baru
Perawatan kesehatan yang lebih baik
Lebih sanitasi makanan produk
st Negara
 

-Kekurangan 
Penyalahgunaan kebijakan kurang berkembang di bidang masalah keamanan dan lingkungan
Lalai penawaran produk


Principle of Comity:
Sebuah negara akan menghormati dan menegakkan di dalam wilayahnya sendiri putusan pengadilan asing
Kondisi prinsip:
Timbal balik diperpanjang
Terdakwa diberikan pemberitahuan yang tepat
Penghakiman tidak melanggar undang-undang domestik atau kewajiban perjanjian


 Arbitrase
Arbitrase adalah proses dimana kedua belah pihak untuk konflik setuju untuk menyerahkan kasus mereka kepada seorang pribadi atau badan yang keputusan mereka akan menghormati.


Lingkungan Teknologi
1. Infrastruktur
2. Rendah Biaya Tenaga Kerja
3. Sumber Daya
4. Tanaga Kerja Terampil
5. Lahan Pertanian
6. Kekayaan Sumber Daya Alam
   
Kekayaan Intelektual
-Paten
-Hak Cipta
-Merek Dagang
-Nama merek


Perjanjian Internasional Melindungi Hak Kekayaan Intelektual:
Konvensi Internasional untuk Perlindungan Hak Kekayaan Industri (yaitu, Konvensi Paris)
Konvensi Berne untuk Perlindungan Karya Sastra dan Seni
Konvensi Hak Cipta Universal
Trade-Related Intellectual Property Rights Agreement
 

Penilaian Risiko Politik 
1. Resiko Kepemilikan 
2. Resiko Operasi 
3. Resiko Transfer 

Contoh Resiko Politik:
Perampasan
Penyitaan
Kampanye terhadap barang asing
Manfaat undang-undang perburuhan Wajib
Perang sipil
 
Inflasi
Penculikan, ancaman teroris
Pemulangan
Mata devaluasi
Peningkatan pajak
 

 

Senin, 10 Oktober 2011

Quis 4. (6) Definisi Bisnis Internasional!

Bisnis internasional adalah semua transaksi bisnis, baik pemerintah maupun swasta, yang melibatkan dua negara atau lebih.
Bisnis internasional adalah Suatu unit bisnis yang memperluas atau Ekspansi produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negara. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negara sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.
Bagaimana internasional berbeda dari bisnis domestik transaksi bisnis dalam negeri yang terjadi dalam batas-batas dari satu negara, sementara transaksi bisnis internasional lintas nasional.

Quis 4. (5) Sebutkan bentuk-bentuk Bisnis Internasional!

1.Eksport dan Import
2. Performance of Services: fees; Turnkey; operations; management Contracts
3. Use of Assets; Licensing Agreements, Royalties, franchising
4. Investments : 1. Foreign Direct Investment 2. Foreign Indirect Investment
5. Strategic Alliances
6. MNCs, MNEs, TNCs, Global Company, Multidomestic Company

Quis 4. (4) Sebutkan Komponen Globalisasi!

Komponen Globalisasi ada 2:
1. The Global Production
2. Global Market

Quis 4. (3) Jelaskan pengaruh teknologi terhadap Bisnis Internasional!

Semakin besar segmentasi bisnis kita, maka akan semakin besar pula teknologi yang dibutuhkan. Dalam melakukan aktivitas bisnis internasional yang melibatkan lebih dari dua negara, tentunya tidak bisa mengandalkan teknologi seadanya, untuk melakukan Ekspor dan Impor, kita membutuhkan transportasi lintas batas, dalam pengurusannya pun tidak mudah, komunikasi dalam Bisnis Internasional tidak akan berjalan lancar tanpa menggunakan kecanggihan teknologi.

Saat ini, teknologi semakin maju, semua serba mudah dan cepat. Sehingga, Bisnis Internasional semakin mudah dan berkembang.

Quis 4. (2) Sebutkan 4 sistem hukum!

1. Common Law
2. Civil Law
3. Religious Law
4. Bureaucratic Law